RSTKA Menuju NTT 2023

Sebagai negara maritime terbesar di dunia, Indonesia terdiri dari 17.000 lebih pulau dengan jumlah pulau berpenghuni kurang lebih sekitar 6.000 pulau. Dari sekian banyak pulau tersebut, pelayanan kesehatan masih belum menjangkau semua pulau atau daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan. Masih ada 586 puskesmas dari 10.373 puskesmas di Indonesia tidak memiliki dokter umum (Antara, 2022). Penderitaan masyarakat di daerah tersebut makin rumit manakala mereka membutuhkan pelayanan dokter spesialis. Banyak problem bermunculan. Kalau mereka punya uang yang cukup, mereka harus menyeberangi lautan, baru bisa sampai ke pulau yang ada rumahsakitnya. Cuma sayangnya tidak semua orang pulau punya uang biaya perjalanan dan biaya hidup selama menjalani pengobatan di kota. Kalau laut sedang bergelora, mereka yang punya nyali saja yang berangkat. Mereka yang berani menerjang gelombang yang besar saja yang mempunyai peluang selamat lebih besar. Nyawa taruhannya.

Masalah keterjangkauan dan pembiayaan harus tidak boleh lagi menjadi alasan mengapa mereka tidak terlayani. Apa yang bisa dilakukan untuk orang-orang di kota-kota besar, harus bisa dilakukan juga untuk orang-orang kepulauan. Di sinilah nilai perjuangan RSTKA kali ini. Bersama- sama mari kita buktikan, bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia di dalam pelayanan kesehatan memang benar-benar ada.

TEMA

Karena Setiap Orang Pulau Berharga

TUJUAN

  1. Skrining kasus Penyakit Jantung Bawaan (Congenital Heart Disease) dan mengorganisir dukungan bagi pelayanan operasi penyakit jantung bawaan dari kepulauan
  2. Melakukan upaya penurunan angka kematian ibu di kepulauan
  3. Melakukan pencegahan dan eliminasi stunting di kepulauan
  4. Melakukan kegiatan pelayanan kesehatan rujukan pro aktif untuk orang kepulauan
  5. Melakukan kegiatan-kegiatan pelatihan-pelatihan di kepulauan
  6. Melakukan kegiatan-kegiatan penelitian-penelitian di kepulauan.
  7. Melakukan kegiatan-kegiatan community development di kepulauan

MENJADI RELAWAN

RELAWAN YANG DIBUTUHKAN

  1. Dokter Umum

PERIODE PENDAFTARAN RELAWAN

25-31 Juli 2023

PERIODE PENUGASAN RELAWAN

7 Agustus – 2 September 2023
Di Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, dan Sumba Barat

BERKAS PERSYARATAN

  1. CV Terbaru
  2. Surat Kesediaan menjadi Relawan RSTKA, download di sini
  3. KTP
  4. STR (hanya untuk dokter)

Q & A TENTANG RELAWAN

  1. Apakah menjadi relawan mendapat insentif?
    Tidak, tapi biaya akomodasi selama pelayanan sampai kepulangan akan difasilitasi.
  2. Apakah boleh mengikuti lebih dari satu periode?
    Boleh
  3. Apakah boleh ikut bisa belum ada STR atau STR masih dalam pengurusan?
    Boleh
  4. Apakah hanya untuk alumni Universitas Airlangga?
    Tidak, relawan RSTKA terbuka untuk seluruh Indonesia
  5. Kapan pengumuman penerimaan relawan?
    Relawan yang memenuhi kriteria akan dihubungi langsung melalui WA, dan pengumuman resmi akan diupload di instagram pada H-5 keberangkatan
  6. Kapan keberangkatan relawan?
    Untuk periode ketiga tanggal 6 Agustus 2023, jadwal bisa berubah-ubah

JADWAL KEGIATAN

TanggalLokasiKegiatan
6 AgustusSurabayaKeberangkatan relawan, yang dari luar kota bisa menyesuaikan titik awalnya
7-13 Agustus 2023Sumba TimurSkrining kasus Penyakit Jantung Bawaan, Skrining Stunting, Poli THT, Poli Mata, Skrining Ibu Hamil
14 – 20 Agustus 2023Sumba TengahSkrining kasus Penyakit Jantung Bawaan, Skrining Stunting, Poli THT, Poli Mata, Skrining Ibu Hamil
21 – 27 Agustus 2023Sumba Barat DayaSkrining kasus Penyakit Jantung Bawaan, Skrining Stunting, Poli THT, Poli Mata, Skrining Ibu Hamil
28 Agustus – 2 September 2023Sumba BaratSkrining kasus Penyakit Jantung Bawaan, Skrining Stunting, Poli THT, Poli Mata, Skrining Ibu Hamil
to top