rstka.id – Masyarakat dan calon pendaftar bantuan pemerintah kini dapat memantau status sosial ekonomi mereka melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Mengetahui posisi desil—peringkat kesejahteraan keluarga—menjadi krusial karena menentukan kelayakan menerima berbagai bantuan seperti PKH, BPNT, hingga KIP Kuliah pada tahun 2026.
Disclaimer: Informasi ini mengacu pada prosedur verifikasi data DTKS Kemensos dan P3KE yang berlaku saat berita ini diturunkan. Kebijakan penyaluran bantuan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti regulasi pemerintah daerah dan pusat.
Urgensi Mengetahui Status Desil di 2026
Istilah “Desil” mengacu pada pengelompokan tingkat kesejahteraan rumah tangga yang terbagi dalam skala 1 hingga 10. Dalam konteks penyaluran bantuan sosial 2026, pemerintah memprioritaskan masyarakat yang berada di Desil 1 hingga Desil 4.
Data ini bersumber dari Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang diolah menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Posisi desil seseorang menentukan jenis bantuan yang dapat diakses:
- Desil 1 (Sangat Miskin): Prioritas utama PKH, BPNT, dan KIP Kuliah.
- Desil 2-3 (Miskin & Rentan): Berhak atas BPNT dan PBI Jaminan Kesehatan.
- Desil 4 (Hampir Miskin): Batas aman untuk pengajuan KIP Kuliah dan subsidi tertentu.
- Desil >4: Dianggap mampu dan umumnya tidak masuk prioritas bansos reguler.
Metode Verifikasi Desil Secara Mandiri
Meskipun situs umum Kemensos tidak menampilkan angka desil secara eksplisit kepada publik demi privasi, indikasi desil dapat dibaca melalui status kepesertaan bansos yang aktif. Berikut adalah mekanisme pengecekan yang valid:
1. Melalui Laman Resmi Cek Bansos (Indikator Tidak Langsung)
Masyarakat umum dapat melihat indikasi desil mereka melalui jenis bantuan yang diterima di laman cekbansos.kemensos.go.id.
- Akses laman dan masukkan data wilayah serta nama sesuai KTP.
- Jika status BPNT atau PKH tertulis “Ya/Aktif”, penerima manfaat dipastikan berada di Desil 1 atau 2.
- Jika hanya terdaftar di PBI-JK (KIS Gratis), penerima kemungkinan besar berada di rentang Desil 1 hingga 4.
2. Melalui Dashboard KIP Kuliah (Indikator Langsung)
Bagi siswa atau calon mahasiswa pendaftar KIP Kuliah 2026, angka desil akan muncul secara spesifik di dashboard pendaftaran.
- Login ke sistem KIP Kuliah Kemdikbud.
- Sistem akan otomatis melakukan sinkronisasi dengan data P3KE/DTKS.
- Akan muncul keterangan seperti: “Terdata di P3KE Desil 3” atau “Desil >4”. Angka ini menjadi patokan mutlak kelayakan penerima bantuan pendidikan.
3. Konfirmasi Lewat Operator SIKS-NG Desa/Kelurahan
Cara paling akurat untuk mengetahui angka desil secara spesifik bagi masyarakat non-pelajar adalah dengan mendatangi kantor desa atau kelurahan setempat.
Operator SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation) memiliki akses untuk melihat detail profil keluarga, termasuk peringkat desil hasil Regsosek terbaru.
Implikasi Perubahan Data di 2026
Kementerian Sosial terus melakukan pembaruan data (updating) setiap bulan melalui Musyawarah Desa/Kelurahan (Musdes). Rumah tangga yang sebelumnya masuk Desil 1.
Bisa saja naik ke Desil 5 jika ditemukan adanya peningkatan aset ekonomi yang signifikan, seperti kepemilikan kendaraan roda empat atau penghasilan di atas UMP.
Sebaliknya, masyarakat yang merasa layak namun terlempar dari data prioritas (Desil >4) dapat mengajukan sanggahan melalui fitur “Usul Sanggah” di Aplikasi Cek Bansos atau melapor langsung ke dinas sosial setempat untuk dilakukan verifikasi faktual ulang.
FAQ Pertanyaan Sering di Ajukan Tentang Cara Mengetahui Desil Bansos 2026
1 Apa arti Desil 1, 2, 3, dan 4 dalam bantuan sosial?
Desil merupakan peringkat kesejahteraan. Desil 1 adalah kelompok rumah tangga sangat miskin, Desil 2 miskin, Desil 3 hampir miskin, dan Desil 4 rentan miskin. Kelompok 1-4 inilah yang menjadi prioritas utama pemerintah dalam penyaluran bansos seperti PKH, BPNT, dan PBI-JK.
2 Kenapa angka Desil tidak muncul di cekbansos.kemensos.go.id?
Situs publik Cek Bansos sengaja tidak menampilkan angka desil secara eksplisit untuk melindungi privasi data kemiskinan warga. Situs tersebut hanya menampilkan status kepesertaan bansos (dapat atau tidak), yang merupakan hasil turunan dari data desil tersebut.
3 Bagaimana cara memperbaiki data jika Desil terlalu tinggi padahal miskin?
Perbaikan data harus dilakukan melalui mekanisme Musyawarah Desa/Kelurahan (Musdes). Masyarakat perlu melapor ke operator SIKS-NG di kantor desa dengan membawa bukti kondisi ekonomi terbaru agar bisa diusulkan perubahan data ke Dinas Sosial Kabupaten/Kota.
4 Apakah Desil P3KE dan DTKS itu sama?
Berbeda namun saling terkait. DTKS adalah basis data induk Kemensos untuk bansos reguler, sedangkan P3KE adalah data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem yang sering digunakan lintas kementerian, termasuk untuk beasiswa KIP Kuliah. Keduanya bersumber dari pendataan BPS (Regsosek).
5 Berapa lama proses perubahan data Desil di sistem pemerintah?
Proses pembaruan data tidak instan dan biasanya memakan waktu 1 hingga 3 bulan tergantung jadwal pengesahan (Surat Keputusan) dari Kementerian Sosial. Data yang diusulkan daerah harus melalui proses validasi berjenjang sebelum aktif di sistem pusat.
Penutup
Pemahaman mengenai status desil menjadi kunci bagi masyarakat untuk mengakses hak perlindungan sosial di tahun 2026. Transparansi data melalui kanal digital seperti aplikasi Cek Bansos dan dasbor KIP Kuliah.
Diharapkan mempermudah proses verifikasi mandiri. Bagi masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data, jalur perbaikan melalui pemerintah desa tetap menjadi mekanisme resmi yang diakui negara untuk memastikan bantuan tepat sasaran.